Awal PPKM Darurat, KAI Catat Jumlah Penumpang KA Jarak Jauh Turun 69 Persen

Redaksi

PT Kereta Api Indonesia (Persero) alias KAI telah mencatatkan penurunan jumlah penumpang KA jarak jauh selama periode 3-10 Juli 2021 sejak Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat.

VP Public Relations KAI Joni Martinus mengatakan, rata-rata harian jumlah pelanggan KA jarak jauh pada periode tersebut yaitu sebanyak 11.864 penumpang atau turun sebesar 69 persen jika dibandiangkan dengan rata-rata harian penumpang pada Juni lalu.

“Jumlah ini turun 69 persen dibanding rata-rata harian jumlah pelanggan pada bulan Juni 2021 yaitu sebanyak 38.282 penumpang,” kata Joni melalui pernyataan tertulisnya, pada Minggu (11/7/2021).

Joni juga mengatakan, saat ini ketentuan operasional KA jarak jauh di Pulau Jawa dan Sumatra diwajibkan harus menunjukkan surat keterangan hasil negatif tes RT-PCR maksimal 2×24 jam atau Rapid Test Antigen maksimal 1×24 jam sebelum keberangkatan. Khususnya pada perjalanan KA Jarak Jauh di Pulau Jawa, penumpang juga diharuskan menunjukkan kartu vaksin minimal vaksinasi dosis pertama.

“Bagi pelanggan yang tidak dapat menunjukkan dokumen persyaratan dan ketentuan yang telah ditetapkan, maka tidak diperbolehkan naik KA dan tiket akan dikembalikan 100 persen,” lanjutnya.

Meskipun perjalanan KA jarak jauh semakin sedikit dan persyaratan bagi calon pelanggan diperketat, Joni memastikan KAI tetap tidak melonggarkan pengawasan. Khususnya terhadap penerapan protokol kesehatan penumpang.

“KAI bersinergi dengan aparat dan kewilayahan setempat untuk meningkatkan penjagaan protokol kesehatan di stasiun-stasiun dalam rangka memastikan tidak ada pelanggaran protokol kesehatan,” tutur Joni.

Sumber Republika

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Next Post

PLN Kembali Salurkan Bantuan Oksigen Sebanyak 11,9 Ton ke 4 Rumah Sakit di Jateng dan DIY

Baru-baru ini, PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) atau PLN kembali menyalurkan bantuan berupa 11,9 ton oksigen ke empat rumah sakit di Jawa Tengah dan Yogyakarta pada Rabu, 14 Juli 2021 kemarin. Bantuan ini diberikan untuk mendukung rumah sakit dalam penanganan pasien positif Covid-19. Keempat rumah sakit yang mendapatkan bantuan oksigen […]