PT PP Siap Lunasi Obligasi Jatuh Tempo Sebesar Rp1,04 Triliun

Redaksi

PT PP (Persero) Tbk. menyatakan kesiapan untuk melunasi obligasi yang akan jatuh tempo sebesar Rp1,04 triliun.

Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko PT PP Agus Purbianto mengatakan, dana pelunasan Obligasi Berkelanjutan II PTPP Tahap I Tahun 2018 Seri A yang akan jatuh tempo pada, Selasa 6 Juli 2021, sudah dibayarkan melalui Kustodian Sentral Efek Indonesia, pada Senin 5 Juli 2021.

“Sumber dana pembayaran obligasi jatuh tempo berasal dari penerbitan Obligasi Berkelanjutan III PTPP Tahap I Tahun 2021,” tulis Agus Purbianto dalam keterbukaan informasi, pada Senin (5/7/2021).

Selain itu, emiten BUMN kontraktor ini sudah menerbitkan dua jenis surat utang dalam rangkaian Penawaran Umum Berkelanjutan (PUB) III PTPP Tahap I Tahun 2021.

Surat utang jenis obligasi konvensional Obligasi Berkelanjutan III PTPP Tahun 2021 diterbitkan dengan jumlah pokok senilai Rp1,5 triliun.

Selain surat utang konvensional, PTPP juga menerbitkan surat utang syariah Sukuk Mudharabah Berkelanjutan I PTPP dengan target dana yang dihimpun sebesar Rp500 miliar.

Sebelumnya, Agus Purbianto pernah mengatakan, ada sebanyak 69% dari dana penerbitan surat utang akan digunakan Rp1,04 triliun untuk pelunasan pokok Obligasi Berkelanjutan II PTPP Tahap I Tahun 2018 seri A.

Penerbitan ini juga dilakukan untuk memperbaiki struktur serta rasio-rasio keuangan perusahaan, yang tak lain agar PTPP memiliki ruang gerak yang lincah dalam menjalankan proses bisnisnya.

Adapun, sisa dari dana penerbitan surat utang ini bakal digunakan untuk modal kerja seperti mendanai kegiatan usaha jasa konstruksi yang termasuk pembayaran upah pekerja, pasokan material, serta vendor subkontraktor.

Sumber Bisnis

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Next Post

Waskita Karya Fokus Restrukturisasi Pinjaman untuk Jaga Likuiditas

Sampai saat ini PT Waskita Karya (Persero) Tbk. masih gencar melakukan restrukturisasi pinjaman untuk menjaga likuiditas. Bahkan belum lama ini, dua cucu usaha PT Waskita Karya tengah meneken restrukturisasi kredit sindikasi sebesar Rp8,24 triliun. Senior Vice President Corporate Secretary Waskita Karya Ratna Ningrum mengatakan, dua cucu usaha tersebut antara lain […]