Kasus Covid-19 Meningkat, Menteri BUMN Erick Thohir Putuskan Pegawai Kementerian BUMN Lakukan WFH

Redaksi
Erick Thohir

Baru-baru ini, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir telah mengambil keputusan, bahwa pegawai Kementerian BUMN harus melakukan pekerjaan dari rumah atau work from home (WFH) yang dimulai pada 17 Juni hingga 25 Juni 2021. Keputusan ini diambil sebagai bentuk respon terkait peningkatan kasus Covid-19 di Jakarta.

“Terhitung mulai tanggal 17 Juni 2021 sampai dengan 25 Juni 2021, aktivitas kedinasan fisik di lingkungan Kementerian BUMN dibatasi dan seluruh pegawai diwajibkan untuk melakukan pekerjaan dari rumah (WFH),” demikian kutipan dari Surat Edaran Nomor SE-12/S.MBU/06/2021 tentang Kebijakan Menjalankan Tugas Kedinasan Dari Rumah yang diterima di Jakarta, pada Jumat (18/6/2021).

Kebijakan WFH kepada seluruh pegawai Kementerian BUMN ini adalah langkah antisipasi peningkatan kasus positif Covid-19 di lingkungan
kementerian.

Selain itu, instruksi WFH bagi seluruh pegawai Kementerian BUMN ini juga dilakukan dalam rangka memprioritaskan kesehatan dan keselamatan pegawai, makanya dinilai perlu untuk menetapkan kebijakan menjalankan WFH.

Adapun maksud dan tujuan kebijakan WFH di lingkungan Kementerian BUMN tersebut adalah untuk mengantisipasi dan menghambat peningkatan kasus positif Covid-19 di lingkungan Kementerian BUMN.

Lebih lanjut, memberikan perlindungan atas kesehatan dan keselamatan bagi pegawai di lingkungan Kementerian BUMN dan masyarakat dari risiko terpapar Covid-19.

Ruang lingkup SE tersebut juga memuat pengaturan kebijakan menjalankan tugas kedinasan dari rumah dengan tetap menjaga produktifitas kerja.

Berdasarkan Surat Edaran Nomor SE-12/S.MBU/06/2021 Tentang Kebijakan Menjalankan Tugas Kedinasan Dari Rumah tersebut ditetapkan pada Rabu 16 Juni 2021 oleh Sekretaris Kementerian BUMN Susyanto.

Sumber Republika

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Next Post

KAI Bukukan Kerugian Sebesar Rp303,4 Miliar Selama Kuartal I/2021

Baru-baru ini, PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI telah membukukan kerugian sebesar Rp303,4 miliar selama kuartal I/2021. Kinerja ini bertolakbelakang dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya ketika perseroan membukukan keuntungan senilai Rp281,9 miliar. VP Public Relations KAI, Joni Martinus menyampaikan bahwa kerugian tersebut murni karena dampak dari pandemi […]