Angkasa Pura I Catat Jumlah Penumpang Meningkat di 15 Bandara Setelah Periode Larangan Mudik

Redaksi

PT Angkasa Pura I (Persero) atau AP I mengklaim adanya peningkatan volume penerbangan di 15 bandara kelolaan pada Selasa, 18 Mei 2021. Peningkatan ini terjadi setelah periode peniadaan mudik Lebaran 2021 berakhir.

Hal ini disampaikan langsung oleh VP Corporate Secretary AP I, Handy Heryudhitiawan yang menyebut bahwa pada hari Selasa mulai terdapat peningkatan volume penerbangan di bandara – bandara yang dikelola perseroan.

“Berdasarkan total mencapai 1.064 penerbangan yang terdiri dari penerbangan reguler sebanyak 970 penerbangan dan 94 penerbangan ireguler,” ujar Handy, pada Selasa (18/5/2021).

Menanggapi hal itu, dia menegaskan AP I sudah mengoptimalkan dan memastikan penerapan protokol kesehatan yang ketat pada tiap titik layanan di bandara dan melakukan pemeriksaan secara teliti terhadap dokumen persyaratan penerbangan yang dimiliki penumpang.

Selain itu, AP I juga melakukan penyesuaian kembali waktu operasional bandara yang sebelumnya dikurangi pada masa peniadaan mudik periode 6-17 Mei 2021.

“Kedua hal tersebut dilakukan dengan berkoordinasi dan melibatkan komunitas bandara seperti pihak maskapai, Otoritas Bandara, Kantor Kesehatan Pelabuhan, dan lainnya,” terangnya.

Untuk diketahui, berdasarkan data pada hari terakhir masa peniadaan mudik yaitu 17 Mei 2021, AP I melayani sebanyak 8.782 penumpang non mudik dan 227 pergerakan pesawat di 15 bandara yang dikelolanya.

Sedangkan, pada 16 Mei 2021 yang diperkirakan sebagai puncak arus balik Lebaran, AP I ternyata mencatat trafik penumpang di 15 bandaranya hanya sebesar 7.358 pergerakan penumpang saja, di mana trafik penumpang paling tinggi terdapat di Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali dengan trafik sebesar 1.494 pergerakan penumpang.

Sumber Bisnis

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Next Post

Karena Pandemi Covid-19, Pendapatan IPCC Turun Sebesar Rp356,53 Miliar Disepanjang Tahun 2020

Emiten anak usaha Pelindo II, PT Indonesia Kendaraan Terminal Tbk. atau IPCC tercatat cukup boncos di tengah pandemi Covid-19 pada tahun 2020. Pasalnya, perseroan membukukan penurunan pendapatan sekaligus berbalik rugi pada bottom line. Berdasarkan laporan keuangan per 31 Desember 2020, IPCC membukukan pendapatan operasi sebesar Rp356,53 miliar turun 31,85% dibandingkan […]