Alami Tekanan Akibat Pandemi, Bisnis Remitansi BNI Tetap Stabil di Sepanjang Tahun 2020

Redaksi

Meski mengalami tekanan akibat pandemi Coviid-19, bisnis remitansi PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau Bank BNI masih cukup stabil. Henry Panjaitan selaku Direktur Treasury dan International BNI menyebutkan bahwa tercatat frekuensi transaksi mencapai 4.5 juta slip sepanjang tahun 2020.

“Dan pendapatan fee based tercatat sebesar Rp 233 miliar. Kondisi ini didukung oleh kenaikan transaksi dari negara-negara yang menerapkan aplikasi digital seperti Korea Selatan, Taiwan, dan Singapura,” katanya.

Produk unggulan di tahun 2021 ini ada pada BNI International Remittance (BNI OTR) lewat aplikasi mobile banking. Sedangkan untuk nasabah korporasi, BNI menyediakan layanan International Remittance lewat aplikasi Cash Management BNI Direct.

“Kerjasama BNI dengan partner remittance di luar negeri secara bertahap dikonversi menggunakan API (Application Programming Interface) yang menawarkan fitur realtime dengan tetap mengedepankan faktor compliance,” terang Henry.

Dia bilang, BNI API Digital Services sudah memenangkan Dev Portal Awards 2020, mengalahkan 32 perusahaan global yang menjadikan BNI sebagai pengembang API Portal terbaik. Teknologi ini salah satunya dimanfaatkan juga untuk mendorong bisnis remitansi perseroan.

Sumber Kontan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Next Post

Jasa Marga Catat Ada 153.985 Ribu Kendaraan Tinggalkan Jabotabek di H-1 Masa Libur Isra Mikraj Tahun Ini

PT Jasa Marga (Persero) Tbk mencatat ada sebanyak 153.985 kendaraan meninggalkan wilayah Jabotabek pada H-1 (10 Maret 2021) libur Isra Mikraj tahun ini. Corporate Communication & Community Development Group Head Jasa Marga, Dwimawan Heru mengatakan bahwa angka tersebut merupakan kumulatif arus lalu lintas (lalin) dari beberapa Gerbang Tol (GT) Barrier/Utama, […]