Langkah Bank Mandiri Mitigasi Resiko Kredit Kepemilikan Rumah dengan Uang Muka 0%

Redaksi

Diketahui, jika membeli rumah menggunakan fasilitas kredit perbankan akan bisa tanpa uang muka 0%. Pasalnya, Bank Indonesia (BI) sudah melonggarkan aturan rasio Loan to Value (LTV) mencapai 100%.

Namun, perbankan akan berhati-hati dalam menyalurkan Kredit Kepemilikan Rumah (KPR) tanpa uang muka karena bank juga harus mengedepankan prinsip kewaspadaan untuk mengantisipasi resiko kredit bermasalah.

“Dalam memberi KPR tanpa uang muka perlu kita lihat kemampuan nasabah terutama pada kondisi ekonomi yang masih dalam tahap awal recovery ini,” ujar Ignatius Susatyo Wijoyo, Executive Vice President Consumer Loans Group Bank Mandiri.

Pelonggaran LTV tersebut memang diharapkan untuk menggairahkan properti. Tetapi, Satyo bilang limit KPR yang lebih besar ini tentu punya konsekuensi pembayaran angsuran yang lebih besar juga.

Melihat beberapa kondisi ini dan berdasarkan proyeksi dari data yang dimiliki, Bank Mandiri memperkirakan nasabah yang akan mengambil LTV hingga 100% hanya sekitar 5% dari total nasabah KPR di tahun 2021 ini.

Sebenarnya, Bank Mandiri sudah memiliki program menarik untuk membantu mendorong permintaan kredit tahun ini. Perseroan pun sudah menawarkan suku bunga KPR yang menarik mulai dari 3.88% pada bulan Februari 2021 ini.

Guna memitigasi resiko dari penyaluran KPR tanpa uang muka, perseroan akan melakukan pemilihan segmen dengan kualitas baik, seperti nasabah yang ber-payroll di Bank mandiri serta kalangan first home buyer sehingga rumah yang dibeli pasti bakal ditempati.

Sumber Kontan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Next Post

Gubernur Perry Warjiyo Ungkap Transmisi Suku Bunga Perbankan Masih Berjalan Lambat

Polemik terkait suku bunga dan margin kredit perbankan memang tidak pernah habis. Pemecahan masalah ini tampaknya masih sulit apalagi di tengah kondisi ekonomi yang penuh ketidakpastian akibat pandemi Covid-19 ini. Gubernur BI Perry Warjiyo mengungkapkan transmisi suku bunga perbankan masih berjalan lambat, padahal Bank Indonesia (BI) sudah terus menurunkan suku […]