Ketua Komisi VI DPR Faisol Reza Pastikan Awasi Anak Usaha BUMN Terkait SEMA Nomor 10 Tahun 2020

Redaksi

Ketua Komisi VI DPR Faisol Reza memastikan tetap melakukan pengawasan kepada anak perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Hal ini dilakukan menanggapi Surat Edaran Mahkamah Agung (SEMA) Nomor 10 Tahun 2020.

Salah satu putusan yang tercantum dalam SEMA tersebut berkaitan dengan kerugian pada anak usaha BUMN yang tak termasuk dalam kerugian negara. Menurutnya, keputusan tersebut sudah tepat. Meski begitu, pengawasan terhadap pelaksanaan anak usaha BUMN tetap akan dilakukan.

“Pengawasan tetap dapat dilakukan. Selain hal keuangan, ada banyak aspek pengawasan lainnya yang juga penting untuk melihat kinerja korporasi,” ujar Faisol saat dihubungi Kontan.co.id, Selasa (5/1).

Terkait dengan posisi anak usaha BUMN dalam Undang Undang (UU), Faisol masih enggan memberi banyak jawaban karena hal itu akan dibahas dalam revisi UU BUMN nantinya.

Sama halnya dengan Faisol, anggota Komisi VI DPR RI dari fraksi PPP Achmad Baidowi juga sepaham dengan SEMA tersebut. Dia bilang anak usaha BUMN memiliki keuangan yang terpisah dengan keuangan negara.

Meski begitu, Dia menegaskan bahwa pengawasan terhadap anak usaha tetap akan dilakukan. Khususnya bagi anak usaha yang justru memberi dampak buruk pada performa BUMN.

“Kalau ternyata keberadaannya justru semakin menggerogoti keberadaan dari BUMN kita evaluasi skema programnya seperti apa,” terangnya.

Nantinya kinerja anak usaha BUMN akan terus dipantau. Apabila dinilai kehadiran anak usaha malah merugikan maka terdapat opsi untuk meminta BUMN induk menutup anak usaha tersebut.

Sumber Kontan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Next Post

6 Ruas Tol Waskita Karya Berpotensi Dapat Pendanaan dari Sovereign Wealth Fund

PT Waskita Karya (Persero) Tbk menyatakan 6 ruas jalan tol milik perseroan berpotensi mendapatkan pendanaan dari Sovereign Wealth Fund (SWF) Indonesia. Destiawan Soewardjono selaku Direktur Utama Waskita Karya mengatakan, keenam ruas tersebut, yakni Jalan Tol Cibitung—Tanjung Priok, Jalan Tol Depok—Antasari, Jalan Tol Pasuruan—Probolinggo, Jalan Tol Pemalang—Batang, Jalan Tol Pejagan—Pemalang, dan […]