Bulog akan Revitalisasi Lumbung Pangan Desa Guna Wujudkan Kemandirian Pangan

Redaksi

Perum Bulog berencana untuk melakukan revitalisasi lumbung pangan di desa yang berfungsi sebagai cadangan beras untuk mewujudkan kemandirian pangan.

Gatot Trihargo selaku Wakil Direktur Utama Perum Bulog menyampaikan, anggaran pemerintah untuk merevitalisasi seluruh lumbung pangan di desa tidak akan cukup, sehingga Bulog berinisiatif mewujudkan kemandirian pangan melalui lumbung pangan yang dinilai lebih resilien dalam menjaga cadangan beras bagi masyarakat desa.

Di samping itu, konsumsi beras nasional mencapai 2 juta-2,5 juta ton per bulan atau 30 juta ton setahun. Gatot bilang, kewajiban menjaga cadangan beras 1 juta-1,5 juta ton memang kecil, meski begitu stok beras selalu memenuhi kebutuhan masyarakat desa maupun perkotaan karena didukung oleh lumbung pangan desa.

“Cadangan beras itu walaupun kecil, tapi mengapa tetap ‘survive’? karena tadi lumbung-lumbung pangan desa sudah mewakili sekitar 56 persen yang ada, sehingga resilien kita akan kuat,” ujarnya.

Tak hanya itu, lumbung pangan juga berfungsi sebagai cadangan lokal sebagai antisipasi jika terjadi bencana alam.

Namun begitu, Bulog memastikan, masyarakat tidak perlu khawatir mengenai ketersediaan beras, mengingat gudang Bulog di seluruh kantor wilayah Indonesia menampung kebutuhan beras untuk beberapa bulan ke depan. Hingga saat ini, stok cadangan beras pemerintah (CBP) yang dikelola Perum Bulog telah mencapai 1,05 juta ton.

Sumber Republika

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Next Post

Mandiri Syariah Catat Kenaikan Laba Bersih Dua Digit Jadi Rp1,07 Triliun Per 30 September 2020

PT Bank Syariah Mandiri mencatatkan laba bersih tahun berjalan senilai Rp1,07 triliun per 30 September 2020. Berdasarkan laporan keuangan, Senin (9/11/2020), perolehan tersebut tumbuh 22,66 persen secara tahunan atau year on year (yoy). Sedangkan, Laba bersih pada periode yang sama tahun sebelumnya senilai Rp872,26 miliar. Pertumbuhan laba ditopang oleh pendapatan […]