Bank Mantap Salurkan Kredit Mikro dan Ritel Secara Selektif

Redaksi

Seiring dampak yang ditimbulkan akibat pandemi Covid-19, tak menutup mata PT Bank Mandiri Taspen yang akan menyalurkan kredit secara selektif.

Senior Executive Vice President Finance Retail & Digital Banking Bank Mantap Fajar Ari Setiawan menyampaikan, perseroan tidak mengeluarkan kebijakan setop booking kredit di segmen mikro usaha dan retail usaha. Hal ini mengklarifikasi penjelasan perseroan mengenai dampak pandemi Covid-19 di keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia pada Senin 14 September 2020.

Fajar mengatakan, penyaluran kredit terhadap segmen mikro dan retail usaha tetap dapat dilakukan. Hanya saja, akan dilakukan secara selektif baik untuk nasabah existing maupun nasabah baru.

“Segmen ritel dan mikro banyak ada di Bali. Dengan kondisi Covid-19, lalu lintas wisatawan ke Bali turun drastis, sehingga berdampak ke bisnis di Bali yang hampir semua ditopang bisnis wisata. Ini tentu pengaruh ke segmen yang ada di sana,” terangnya pada Selasa 15 September 2020.

Penyaluran kredit Bank Mantap tumbuh 27 persen secara yoy hingga Agustus 2020. Perseroan optimistis mampu mencapai pertumbuhan kredit di kisaran 23 persen secara yoy sampai dengan akhir tahun, sesuai revisi rencana bisnis bank (RBB).

Sebelum revisi RBB, pertumbuhan kredit dipatok 28 persen secara yoy pada tahun ini. Adapun per 30 Juni 2020, kredit yang diberikan senilai Rp22,88 triliun atau tumbuh 28,40 persen secara yoy.

Dia bilang, pertumbuhan kredit akan ditopang dari kredit segmen pensiunan yang relatif tidak terlalu terpengaruh pada kondisi pandemi. Kredit di segmen ini memberikan kontribusi sekitar 90-95 persen dari total kredit perseroan.

“Kami masih fokus ke segmen pensiunan. Kami tetap jalankan akuisisi dengan tetap memperhatikan protokol Covid-19, mengikuti regulasi pemerintah pusat maupun daerah. Dengan pembatasan protokol tersebut, proses akuisisi tetap agresif dilakukan melalui sarana telemarketing,” ujar Fajar.

Sumber BIsnis

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Next Post

Jadikan Kebanggaan Indonesia, Garuda Indonesia Siap Dukung Konsolidasi Hotel BUMN

Pada Senin 14 September 2020, lima badan usaha milik negara (BUMN) telah menandatangani nota kesepahaman untuk mengkonsolidasikan lini bisnis hotel masing-masing untuk mengoptimalisasi hotel milik BUMN. Kelima BUMN tersebut ialah PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk, PT Hotel Indonesia Natour (Persero)/HIN, PT Pertamina (Persero), PT Wijaya Karya (Persero) Tbk, dan PT […]