Mandiri Syariah Siapkan Izin untuk Salurkan KUR Tahun Ini

Redaksi

Mandiri Syariah bersiap menyalurkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) syariah tahun ini. Ahmad Reza, Sekretaris Perusahaan Mandiri Syariah menyampaikan, langkah tersebut masih terkait dengan kebijakan qanun di Aceh.

β€œIni masih terkait konversi yang qanun, karena Mandiri (perusahaan induk) ada pembiayaan mikro, KUR di sana,” ujar Ahmad.

Sehingga untuk pengalihan KUR dari induk, Mandiri Syariah harus punya izin penyalur KUR syariah. Dia menyebut, saat ini Mandiri Syariah masih mengajukan izin ke Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Diharapkan prosesnya bisa cepat sehingga Mandiri Syariah bisa turut salurkan KUR pada tahun ini.

Untuk diketahui, penyalur KUR Syariah berjumlah tiga bank yakni BRI Syariah, Bank NTB Syariah, dan BNI Syariah yang baru saja mendapatkan izin dan kuota Rp 700 miliar sampai akhir tahun.

Adapun, Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian menyebut, terdapat tiga bank yang sedang mengurus perizinan untuk menjadi lembaga penyalur KUR syariah, yakni PT Bank Syariah Mandiri (Mandiri Syariah), Unit Usaha Syariah Bank Pembangunan Daerah (UUS BPD) DI Yogyakarta, dan UUS Bank Kalsel.

Sementara, total realisasi penyaluran KUR sampai 30 Juli 2020 tercatat sebanyak Rp 93,53 triliun, atau 53 persen dari target 2020 yang mencapai Rp 176,22 triliun. Jika dirinci, penyaluran KUR mikro sebesar Rp 83,80 triliun kepada 1,8 juta dan KUR kecil atau khusus sebesar Rp 19,04 triliun dan KUR hutang sebesar Rp 267 miliar.

Sedangkan, total realisasi subsidinya per 31 Agustus 2020 baru mencapai Rp 9,8 triliun atau sekitar 51,8 persen dari pagu anggaran sebesar Rp 18,9 triliun. Jika ditotal, ada 43 lembaga keuangan yang menyalurkan KUR. Dari situ, diharapkan semakin banyak lembaga penyalur pada realisasi semakin cepat.

Sumber Republika

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Next Post

Garuda Indonesia Kembali Tebar Promo Tiket Hingga 45 Persen Sampai 10 September 2020

PT Garuda Indonesia Tbk. (GIAA) kembali mengadakan promo selama periode 8 September 2010 – 10 September 2020 untuk penerbangan hingga 30 Juni 2021 setelah sebelumnya menggencarkan aksi yang sama pada Agustus 2020. Irfan Setiaputra, Direktur Utama Garuda Indonesia menyampaikan tarif tersebut hanya berlaku untuk sekali jalan dengan rute Jakarta – […]