Garuda Indonesia Kembali Tebar Promo Tiket Hingga 45 Persen Sampai 10 September 2020

Redaksi

PT Garuda Indonesia Tbk. (GIAA) kembali mengadakan promo selama periode 8 September 2010 – 10 September 2020 untuk penerbangan hingga 30 Juni 2021 setelah sebelumnya menggencarkan aksi yang sama pada Agustus 2020.

Irfan Setiaputra, Direktur Utama Garuda Indonesia menyampaikan tarif tersebut hanya berlaku untuk sekali jalan dengan rute Jakarta – Bali, Jakarta – Lombok, Jakarta – Padang, Jakarta – Surabaya – Jakarta – Makassar, Jakarta – Labuan Bajo, Makassar- Bali, Bandung – Bali, Bandung – Medan.

“Akan ada tambahan diskon bank juga hingga Rp990.000 dari BNI, BRI, BTN, Bank Mandiri, CIMB Niaga, dan Citibank dengan kode promo GASUPER9,” katanya.

Selain itu, dia juga menyebutkan khusus untuk 110 pembeli pertama akan mendapatkan voucer belanja Rp100.000 dari MAP emall. Pembelian hanya terdapat pada aplikasi seluler Garuda Indonesia, laman resmi GIA, dan layanan.

Maskapai pelat merah tersebut mengatakan, peningkatan kinerja yang signifikan terjadi pada Agustus 2020, bandingkan bulan Juli 2020 dengan sejumlah promo tarif dan libur panjang akhir pekan.

Dia menyampaikan, mulai Agustus 2020 Garuda akan menggencarkan tarif promo hingga 45 persen untuk rute-rute tertentu yang bertujuan dengan destinasi wisata domestik. Hal ini adalah upaya untuk menggerakkan penerbangan domestik yang merupakan program kerja sama dengan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.

Bukan hanya itu, pada bulan-bulan tersebut terdapat libur panjang yang efektif sehingga mendorong masyarakat untuk bepergian. Irfan memperkirakan kondisi yang sama akan kembali terajadi pada Oktober 2020 yang juga terdapat periode libur panjang akhir pekan.

“Kami bisa bilang bahwa ada peningkatan jumlah penumpang mendekati 50 persen dibandingkan dengan sebelumnya. Begitu kita promo naik. Memang kelihatan sekali, orang Indonesia kan senang kalau ada promo,” terang dia,

Sumber Bisnis

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Next Post

Menteri Erick Thohir Inginkan Konsolidasi dan Efisiensi dapat Terjadi di Perseroan Pelat Merah

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir menginginkan konsolidasi dan efisiensi dapat terjadi di perusahaan-perusahaan pelat merah. Hal ini, sebagai bentuk keharusan dalam mengatasi tantangan akibat pandemi Covid-19. Alasan ini yang menjadikan Erick mengumpulkan para direktur utama (dirut) BUMN. “Kita harapkan BUMN menerapkan GCG (good corporate governance) dan mencapai […]