Tahap Kedua, Bulog Kembali Salurkan Bansos Beras di Jabodetabek

Redaksi

Perum Bulog kembali menyalurkan bantuan sosial (bansos) beras presiden tahap kedua di wilayah Jakarta, Bogor, Depok Tanggerang dan Bekasi (Jabodetabek) bulan ini. Bansos beras tersebut akan disalurkan kepada 1,85 juta keluarga miskin dan rentan yang terdampak Covid-19.

Direktur Utama Perum Bulog Budi Waseso mengatakan, penyaluran bansos tahap kedua ini dilanjutkan setelah sebelumnya Bulog dinilai berhasil menyalurkan bansos beras presiden tahap pertama.

“Untuk bansos Presiden tahap kedua ini seperti biasa langsung saya awasi karena merupakan amanah untuk menjaga kepentingan rakyat banyak,” kata Budi dalam keterangan tertulis, Rabu (3/6).

Dia menerangkan, penyaluran bansos presiden tersebut dilakukan melalui Kementerian Sosial bersama Bulog. Dalam penyaluran ini, Bulog menyediakan stok beras bagi keluarga miskin dari rentan yang terdampak Covid 19 dan mulai disalurkan sejak 1 Juni.

Menurut Budi, Bulog pun sudah membentuk tim monitoring dan evaluasi (monev) yang akan memantau dan mengawasi langsung penyaluran beras untuk keluarga penerima manfaat guna memastikan proses penyaluran Bansos Beras Presiden berjalan lancar.

“Tugas Tim Monitoring dan Evaluasi di lapangan mendapat dukungan penuh pemerintah, dan mereka harus memastikan bahwa penyaluran bantuan sosial ini berjalan dengan baik dan sesuai ketentuan. Jadi BULOG bisa menjamin bahwa program ini berjalan lancar,” jelas Budi.

Budi mengatakan, tim Monev yang dibentuk sudah bekerja secara cepat dan efektif dalam memantau dan menyelesaikan temuan yang ada, baik keluhan warga atau gangguan dalam proses distribusi bansos beras ini.

Dia menerangkan, dari hasil temuan tim Monev, terdapat keluhan warga mengenai kualitas beras dan timbangan yang tidak sesuai. Menurut dia, tim langsung mendatangi lokasi dan melakukan cross-check yang disaksikan petugas pos keamanan setempat bersama warga lain.

Ditemukan bahwa ada dua sumber pemasok. Sementara Budi mengatakan penyaluran bansos beras presiden oleh Bulog sudah dijalankan sesuai aturan.

Budi pun memastikan, adanya upaya mendiskreditkan Bulog akan ditangani secara tegas sesuai hukum yang berlaku.

Sumber Kontan

Edit bumntimes

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Next Post

BTN Bakal Lebih Ekspansif Seiring Ditekennya PP BP Tapera

Sektor pembiayaan perumahan diramal bakal mengalami peningkatan pasca ditandatanganinya Peraturan Pemerintah (PP) No. 25 Tahun 2020 tentang Penyelenggaraan Tabungan Perumahan Rakyat (Tapera). Adapun, berdasarkan PP tersebut, Badan Pengelola (BP) Tapera akan segera beroperasi menghimpun dan menyediakan dana murah jangka panjang untuk pembiayaan perumahan serta memenuhi kebutuhan rumah yang layak dan […]